Mengenal Apa Itu VPS Hosting dan Fungsinya Bagi Sebuah Website

Mengenal Apa Itu VPS Hosting dan Fungsinya Bagi Sebuah Website

Mengenal Apa Itu VPS Hosting dan Fungsinya Bagi Sebuah Website
Mengenal Apa Itu VPS Hosting dan Fungsinya Bagi Sebuah Website - Credit: PEXEL.COM

Kecepatan loading website merupakan salah satu faktor penentu bagi pengunjung untuk tetap mengakses sebuah website. Ada beberapa cara untuk mempertahankan kecepatan loading website. Salah satunya adalah dengan menggunakan VPS hosting. Namun, apa itu VPS hosting?

Pada awal pembuatan website, server dan hosting merupakan hal yang harus dimiliki terlebih dahulu. Saat website semakin berkembang dan trafik makin tinggi, terkadang kemampuan hosting tidak lagi mampu mengikuti, sehingga loading website semakin lambat. 

Untuk menghindarinya, pemilik website bisa beralih ke VPS.

Bisa dikatakan bahwa penggunaan VPS sangat membantu pemilik website yang tengah berkembang pesat. Apalagi melihat bahwa 79% pengguna internet mengakses internet setiap hari. Tidak heran jika pemanfaatan VPS hosting semakin banyak diminati.

Apa Itu VPS Hosting?

Mungkin banyak pengguna internet atau pemilik website yang masih bertanya-tanya apa itu VPS hosting dan seberapa pentingnya memiliki VPS bagi keberlangsungan sebuah website. Secara singkat VPS atau Virtual Private Server merupakan sebuah server virtual yang digunakan sebagai layanan hosting.

Sesuai namanya VPS tidak memiliki server fisik, atau hanya berbentuk secara virtual saja. Selain itu, setiap VPS hanya bisa digunakan oleh satu pengguna atau user. Oleh karena itu, kecepatan VPS biasanya lebih tinggi dibandingkan dengan jenis hosting lainnya.

Dalam pengoperasiannya, VPS hosting menggunakan teknologi virtualisasi, sehingga mampu menyediakan resource pribadi meski dalam servernya terdiri dari beberapa pengguna. Tidak hanya itu, dengan teknologi tersebut, pengguna bisa menginstall sistem operasi sendiri dan juga menambah software yang dibutuhkan.

Pada dasarnya, VPS tidak secara pasti menempati satu server. Meskipun demikian, VPS hosting bekerja layaknya seperti sebuah server yang memiliki process, user, files, dan juga menyediakan full roots access .

VPS biasanya digunakan oleh pemilik website yang memiliki kebutuhan besar, sehingga membutuhkan space yang juga besar. Dengan begitu, kinerja dan kecepatan website tidak akan terganggu.

Fungsi VPS Hosting

Setelah mengetahui apa itu VPS hosting, pemilik web tentu telah memahami gambaran umum dari kegunaan VPS. Dalam menjalankan sebuah website, penggunaan VPS sangat membantu pemilik website meningkatkan kinerjanya. Namun, apa sebenarnya fungsi dari VPS hosting itu sendiri?

1. Server Website Trafik Tinggi

Bagi website dengan trafik tinggi, kadang penggunaan web hosting sudah tidak dapat lagi mengakomodasi kebutuhan website. Akibat dari trafik yang sangat tinggi, domain dapat terkena suspensi. Hal ini terjadi karena web dengan trafik tinggi berpeluang mengganggu resource bersama dalam sebuah shared hosting.

Untuk mengatasi permasalahan tersebut, pemilik website bisa menggunakan VPS. Dengan menggunakan VPS, pemilik tidak perlu khawatir akan mengganggu resource karena VPS hanya digunakan oleh satu user saja. Dampaknya, kecepatan website tidak akan terganggu meskipun trafik sangat tinggi.

2. Web Hosting Dengan Skala Kecil

VPS tidak hanya bisa digunakan untuk mengoperasikan sebuah website. Bagi developer atau pengembang, VPS juga bisa dijadikan sebagai layanan web hosting berskala kecil. Meskipun tidak akan mendapat klien sebesar penyedia hosting lainnya, pemilik bisa melakukan kontrol penuh terhadap website-website yang berada di naungan VPS-nya. Baca: Apa itu web hosting?

3. File Hosting

Salah satu fungsi VPS lainnya adalah sebagai tempat penyimpanan file secara online atau file hosting. Fungsi penyimpanan ini bekerja seperti penyimpanan file online lainnya yakni Google Drive, Zippyshare, DropBox, dan lainnya.

Apabila pemilik website memiliki dokumen atau file baik yang berukuran kecil atau besar, pemilik web bisa menyimpan file tersebut di VPS. Dengan begitu, file tersebut dapat diakses oleh pengunjung dan juga diakses secara pribadi.

4. Remote Desktop

Ketika menggunakan VPS, pemilik website tidak lagi dibatasi oleh jarak atau lokasi. Hal ini dikarenakan akses VPS bisa dilakukan secara remote. Akibatnya, pemilik bisa mengontrol dan menggunakan komputer atau server dimanapun dan kapanpun tanpa ada batas tempat dan juga waktu.

Kelebihan dan Kekurangan VPS

Bagi pemilik website yang sudah berkembang atau developer yang ingin membuka web hosting kecil-kecilan, keberadaan VPS merupakan hal yang sangat penting. Dibandingkan dengan jenis hosting lain, VPS memiliki banyak kelebihan.

Meski demikian, bukan berarti VPS merupakan hosting yang sempurna. Disamping banyaknya kelebihan yang dimiliki oleh VPS, terdapat pula beberapa kekurangan VPS. Kira-kira apa saja kelebihan dan kekurangan VPS?

1. Kelebihan VPS

Salah satu kelebihan VPS dibandingkan hosting lainnya adalah performa yang lebih baik. Seperti yang diketahui, VPS hanya digunakan oleh satu pengguna, karena itulah VPS jauh lebih cepat dan handal daripada shared hosting.

Masih berhubungan dengan performa, penggunaan VPS menjamin resource server  dan juga stabilitas server. Artinya, jika pemilik web menggunakan VPS, maka servernya tidak akan mudah mengalami down.

Selain performanya, penggunaan VPS membuat penggunanya atau pemilik website memiliki akses penuh ke server dan juga berhak melakukan kendali penuh terhadap server tersebut. Tidak hanya itu, penggunaan VPS juga meminimalisir masalah seputar trafik dan website.

2. Kekurangan VPS

VPS memang memiliki banyak kelebihan, namun VPS juga memiliki sejumlah kekurangan. Yang pertama terkait dengan harga. Jika dibandingkan dengan layanan hosting lain seperti shared hosting, biaya yang harus dikeluarkan untuk mendapatkan VPS jauh lebih mahal.

Selain harganya yang mahal, pengoperasian VPS juga cenderung lebih sulit karena penggunanya harus memahami tentang SysAdmin. Oleh karena itu, VPS tidak cocok digunakan oleh pemula. Lagipula, meskipun terbilang lebih aman, namun pengaturan server pada VPS jauh lebih tricky.

Hal ini karena keamanan yang menjadi taruhannya. Ketika pengguna salah melakukan pengaturan terhadap server, maka keamanan server akan sangat berisiko dan juga lebih lemah.

Tidak hanya itu, walaupun dengan menggunakan VPS pengguna bisa menambah aplikasi dan juga menginstall OS, manajemen dan instalasi software tersebut akan jauh lebih rumit dan sulit.

Kapan Harus Berpindah ke VPS?

Ketika berniat membuat website untuk pertama kali, VPS mungkin bukan merupakan suatu kebutuhan. Namun, saat website mulai berkembang, pemilik mungkin bisa memikirkan untuk memindahkan ke layanan VPS. Lalu, kapan sebenarnya waktu yang tepat untuk berpindah ke VPS?

Pemilik website harus mulai mempertimbangkan penggunaan VPS saat website yang dikelola semakin ramai dan trafik web semakin tinggi. Perpindahan layanan ke VPS saat trafik meninggi dikarenakan VPS memiliki media penyimpanan yang lebih besar.

Pergantian layanan dari shared hosting ke VPS juga bisa dilakukan apabila pemilik website ingin mengoperasikan aplikasi yang tidak ada di layanan hosting lainnya. Selain itu, pemilik website juga bisa pindah ke VPS apabila menginginkan tingkat keamanan yang lebih tinggi.

Sebagian orang terutama yang baru saja mengambah dunia website dan hosting mungkin bertanya-tanya mengenai apa itu VPS hosting. Namun, hal tersebut tentu tidak berlaku pada orang yang telah lama melanglang buana di dunia maya.

Pengetahuan mengenai VPS merupakan sesuatu yang wajib dipelajari bagi siapa pun yang ingin membuat website. Pemahaman yang dalam mengenai guna VPS untuk website bisa mendorong pertumbuhan dan perkembangan website ke arah yang lebih baik.

Previous Post
Next Post

post written by:

List blog saya: Saya mengelola blog, diantaranya adalah; Blog Judi Online, Gaming Site, Situs Judi, Blog Game Slot Online, How to win Gambling, Blog Judi Deposit Pulsa, Agen Judi Indonesia. Sebagian besar membahas tentang judi online dan hal-hal terkait dengannya.